Pekerjaan riset independen dan ulasan jujur kami sebagian didukung oleh komisi yang diterima saat Anda melakukan pembelian melalui situs web kami.

ULASAN DAN OPINI PAKAR Google Sites

Sophia Conti
Sophia Conti
Ahli Pengembangan Situs Web

Saya benar-benar ingin menyukai Google Sites, namun pada akhirnya saya kecewa terhadap kekurangannya dalam kemampuan untuk membuat sebuah situs web yang benar-benar fungsional. Ada sejumlah fitur yang benar-benar berguna untuk konteks-konteks tertentu, tapi apabila Anda mencoba untuk membangun sebuah situs bagi diri Anda sendiri atau untuk bisnis Anda, Anda lebih baik menggunakan pembangun seperti Wix yang menawarkan banyak pilihan fungsi dan desain.


Ikhtisar

Nama Google Memberikan Harapan Tinggi. Apakah Google Sites Memang Sepadan?

Anda mungkin beranggapan bahwa sebuah pembangun situs web dengan nama Google di belakangnya akan menjadi sesuatu yang tangguh, intuitif, dan ramah pengguna, bukan? Saya belum pernah mendengar nama Google Sites sebelum Website Planet meminta saya untuk mengulasnya, tapi saya bersemangat untuk mencobanya karena saya menyukai Google Docs dan produk Google lainnya.

Apakah ini memenuhi harapan saya? Sepertinya.

Pengalaman pengguna terkait Google Sites adalah sebanding dengan pengalaman pengguna terhadap produk Google lainnya. Antarmuka yang simpel dan bersih yang tidak begitu rumit, dan terkoneksi dengan lancar ke produk Google lainnya, seperti Google Analytics dan AdSense – adalah sebuah keharusan untuk hampir tiap situs web dewasa ini. Ini juga tersedia dalam bahasa Indonesia.

Tapi Google Sites cepat sekali mencapai batasannya. Ini diawali sebagai sebuah perkakas untuk membuat proyek-proyek wiki (yaitu sebuah dokumen teks daring untuk tim), situs internal perusahaan, dan proyek-proyek internal lainnya. Meskipun perusahaan barusan meningkatkan pembaruannya, namun ini tidak begitu berbeda dengan yang awal.

Catatan: Google saat ini tengah menghapus secara bertahap Google Sites orisinil, yang dikenal dengan nama Classic Google Sites, dan ini hanya tersedia bagi para pelanggan G Suite. Ulasan ini fokus pada aplikasi Google Sites yang baru.

Apabila Anda ingin membangun sebuah situs web yang benar-benar berfungsi untuk menjadikan bisnis Anda hadir secara daring di Indonesia dan sekitarnya, maka Google Sites bukanlah pembangun situs untuk Anda. Anda akan mendapatkan jauh lebih banyak templat, opsi desain, dan kebebasan dengan Wix atau pembangun situs web lainnya yang lebih tangguh. (Anda bisa membaca perbandingan pembangun situs web mendalam saya untuk opsi lainnya.) Namun, apabila Anda mencari sebuah cara gratis dan simpel untuk menyajikan informasi secara daring dan tidak butuh fitur-fitur canggih, ini bisa menjadi perkakas yang berguna.

Di dalam ulasan ini, saya akan menyoroti unsur-unsur yang menunjukkan bagaimana Anda sebenarnya dapat menggunakan Google Sites secara efektif – serta di mana letak kekurangannya.

Templat

2.0

Dengan Sedikit Sekali Templat, Apakah Anda Dapat Membangun Situs yang Khas?

Google Sites menawarkan hanya sembilan templat dasar dengan nama-nama seperti “Portfolio,” “Team,” dan “Project” – nama yang memberi petunjuk pada terbatasnya tujuan dari platform ini. Templat-templat ini tidak dibuat untuk menampilkan produk atau mempromosikan bisnis kecil Anda. Ini dirancang untuk proyek-proyek daring dengan lingkup yang lebih kecil.

Google Sites template options
Templat Google Sites sangat tepat untuk proyek-proyek kolaboratif

Jumlah templat mungkin tampak sangat sedikit, tapi Anda memiliki sejumlah kebebasan untuk mengkustomisasinya – merubah warna, gaya fon, gambar dan tata letak teks, dll. Tentu saja, Kita tidak berbicara tentang kebebasan kreatif secara menyeluruh. Anda dapat mengubah warna teks, misalnya, tapi Anda tidak dapat benar-benar memilih dari sebuah daftar fon – sebaliknya, gaya fon Anda hanya terbatas pada beberapa opsi, seperti “light,” “classic,” dan “heavy.”

Google Sites template with instructional filler text
Tata letak templat Google Sites sesuai dengan tujuannya yang dinyatakan secara jelas, seperti tata letak Project ini

Satu lagi tentang templat yang saya hargai adalah bahwa teks isiannya menyediakan instruksi dan rekomendasi untuk konten, daripada standar isian “lorem ipsum”. Ini menyediakan sedikit panduan sambil masih memberi Anda pemahaman bagaimana penampilan lamannya nanti saat Anda mempublikasikannya. Anda akan mendapati templat-templat ini cepat dan mudah untuk disesuaikan, karena ditampilkan dalam bahasa Indonesia.Jelajahi Templat Google Sites

Fitur

2.0

Apakah Integrasi dengan Google Suite Cukup untuk Menambahkan Faktor Kejutan?

Saya berharap bahwa Google Sites akan memiliki beberapa fitur inovatif yang benar-benar membuat saya terkesan, tapi sayangnya, daya tarik utamanya adalah koneksi tanpa hambatan dengan semua produk Google lainnya. Hal yang paling jelas tampak sebagai kekurangannya adalah sejumlah besar fitur pembangun situs web standar, seperti perkakas SEO atau kemampuan untuk menambahkan aplikasi pihak ketiga, yang seringkali membuat saya berpikir, “Ini akan jadi perkakas yang hebat hanya jika…”

Terdapat beberapa fitur yang sangat menarik, tapi ini saja tidak mampu membuat Google Sites menjadi sebuah pembangun situs web yang tangguh untuk bersaing dengan para pemain utama di lingkup ini, seperti Wix atau Squarespace.

Penggabungan Konten dari Hampir Semua Aplikasi Google

Karena Google Sites adalah bagian dari suite raksasa aplikasi Google, menjadi sangat mudah untuk mengoneksikan berkas dari beragam perkakas dan mengelompokkannya bersama-sama di situs Anda. Situs Anda terkoneksi ke semua akun Google Anda melalui alamat surel Anda, jadi Anda memiliki akses instan ke segala hal yang disimpan pada Google Drive Anda.

Google Drive sidebar - Google Sites
Berkas Google Drive Anda tampil di bilah samping dalam editor Google Sites

Anda dapat menyematkan berkas apa pun di laman mana pun, dan berkas tersebut akan tampil sebagai sebuah tayangan thumbnail. Anda dapat menyesuaikan ukuran dari tiap thumbnail dan tautan ke tabel, spreadsheet, dokumen, dll. Anda juga dapat menautkan ke berkas yang sebenarnya – hanya pastikan untuk mengatur izinnya sehingga pengguna yang tepat saja yang dapat membukanya. Hal ini sangat berguna untuk menggabungkan berkas, sumber daya, dan dokumen-dokumen lainnya yang terkait dengan sebuah proyek.

Berikut ini tiap aplikasi yang mana Anda menggabungkan kontennya:

  • Docs
  • Sheets
  • Slides
  • Calendar
  • Forms
  • Charts
  • Maps

Mencari Google Images atau YouTube Secara Langsung dari Antarmuka

Menambahkan dokumen dan semacamnya dari Google Drive pribadi Anda adalah hal yang bermanfaat, tapi bukanlah suatu kejutan: Google suka mengoneksikan semua produknya. Hal yang benar-benar membuat saya terkesan – sebagaimana saya katakan “Ini sangat keren!” dengan kencang – adalah kemampuan untuk secara langsung mencari Google Images dan YouTube dari antarmuka Google Sites (dan kemudian menambahkan gambar atau video tersebut ke situs web Anda).

Dengan kata lain, apabila Anda ingin menyematkan video YouTube, Anda tidak perlu menggunakan sebuah tab terpisah di peramban web Anda. Anda akan mencari dari sebuah kotak sembulan dan menempatkan video tersebut di mana pun Anda menginginkannya di laman Anda.

Google Sites built-in YouTube search feature
Saya suka dengan kemampuan untuk menyematkan video apa pun secara langsung dari editor Google Sites

Anda dapat melakukan sebuah Pencarian Gambar Google alias Google Image Search dengan cara yang sama. Kotak pencarian ini menyaring gambar untuk menampilkan gambar berlabel guna dipakai kembali secara komersial, artinya Anda dapat menggunakannya secara sah tanpa harus membayar ongkos apa pun. Hanya saja pastikan untuk memverifikasi bahwa pemakaian ulang komersial tersebut benar-benar diizinkan (karena Google memperingatkan bahwa filternya tidaklah sempurna), dan memberi pengakuan pada sumber aslinya apabila si pemilik memintanya.

Ceri di bagian atas Google Image Search bawaan adalah kemampuan untuk menyaring hasil berdasarkan warna dominannya. Saya telah menguji banyak sekali pembangun situs web dan saya belum pernah menemukan fitur ini pada platform lain mana pun. Ini sangatlah membantu saat Anda mencari gambar untuk disesuaikan dengan skema warna desain Anda.

Google Sites built-in image search with color filter
Saya berharap semua pembangun situs web memiliki opsi penyaring warna untuk mempersempit pilihan foto

Kolaborasi pada Situs Anda secara Waktu Nyata

Apabila Anda terbiasa berkolaborasi dengan orang lain dan berbagi berkas di Google Docs, Anda akan mendapati bahwa Google Sites bekerja hampir serupa. Anda dapat menyediakan akses pengeditan ke anggota tim yang berkolaborasi, dan mereka yang memiliki akses konsep dapat mengedit secara waktu nyata, sebagaimana yang Anda dapat lakukan di Google Doc. Ini adalah aset yang sangat besar untuk kolaborasi, apa pun yang tengah Anda kerjakan.

Anda juga akan memiliki kontrol ekstensif terhadap siapa yang dapat melihat situs web Anda. Google Sites dapat dipublikasikan hanya pada orang atau kelompok tertentu, seperti sebuah tim internal atau pada perusahaan Anda secara keseluruhan. Dan tentu saja, Anda juga dapat membuatnya menjadi publik sehingga akan tampil di pencarian internet sebagaimana situs web pada umumnya.

Sharing permissions for Google Sites
Atur izin-izin secara terpisah untuk konsep situs Anda dan versi publikasinya

Spanduk Pengumuman

Fitur terakhir ini benar-benar berguna dan saya terkesan dengan kesederhanaannya. Anda dapat dengan mudah mengkustomisasi spanduk pengumuman pada situs Anda dengan opsi untuk meletakkannya di sepanjang situs atau pada sebuah laman tunggal.

Google Sites homepage with announcement banner
Menambahkan spanduk pengumuman (dalam warna ungu di atas) dapat memberikan sebuah CTA yang menarik perhatian bagi para pengunjung

Kustomisasi untuk spanduk terbatas hanya pada warna dan teks, tapi ini adalah sebuah cara yang sederhana untuk menyediakan informasi penting bagi para pengunjung atau mengarahkannya ke sebuah sumber daya yang bermanfaat untuk mengawali pada situs Anda.Lihat daftar lengkap fitur

Kemudahan penggunaan

5.0

Apakah Google Sites juga Ramah Pengguna seperti Aplikasi Google Lainnya?

Google pintar dalam memahami kebutuhan pengguna dan memenuhinya secara efektif. Hal ini juga berlaku pada Google Sites, yang menawarkan sebuah antarmuka yang intuitif dan efisien tanpa banyak gangguan. Berikut ini beberapa cara Google membuat perkakas ini mudah untuk digunakan.

Antarmuka Simpel dan Bersih

Antarmuka editor Google Sites sangatlah menyenangkan untuk dilihat dan cukup memudahkan untuk digunakan. Bebas gangguan dan menu yang melebar, fokus hanya pada hal-hal penting. Hanya ada satu tempat untuk dituju saat Anda butuh, jadi ini benar-benar langsung dan Anda dapat mulai membangun situs Anda dengan cepat.

The Google Sites editor interface
Saya suka bagaimana editor Google Sites dikelola, tapi saya berharap ada lebih banyak blok konten dan opsi kustomisasi fon

Berita buruknya?Kesederhanaan ini hanya mungkin karena Google Sites tidak memiliki banyak fitur. Tidak diperlukan banyak menu karena tidak ada banyak hal yang dapat Anda lakukan. Tapi karena tujuan dari perkakas ini bukanlah untuk benar-benar membangun sebuah situs web yang kompleks, saya pikir kesederhanaan ini lebih bersifat kelebihan daripada kekurangan.

Tata Letak Konten Siap Pakai

Google Sites menggunakan editor seret-dan-lepas alias drag-and-drop pada sebuah tata letak kisi-kisi. Hal pentingnya, Anda dapat memindahkan unsur-unsur di mana pun Anda menginginkannya, tapi akan selalu menempel pada kisi desain yang sudah ada untuk menjaga semuanya tetap teratur. Anda dapat menggunakan blok-blok konten individual untuk mendesain tata letak Anda sendiri, atau Anda dapat memilihnya dari pilihan tata letak yang sudah ada untuk menghemat waktu dan usaha Anda.

Content layout options - Google Sites
Templat tata letak Google Sites mempersingkat pengalaman desain Anda

Apabila Anda ingin mendesain tata letak Anda sendiri, luangkan waktu untuk mengeksplorasi beragam blok konten yang bisa Anda tambahkan – ada beberapa yang khas yang saya tidak pernah lihat sebelumnya di pembangun situs web lainnya. Ini mencakup teks yang bisa dilipat alias collapsible text (jadi teks paragrafnya hanya terlihat saat sub judulnya di klik), daftar isi, dan sebuah blok penyangga atau placeholder block yang bisa Anda isi di lain waktu dengan konten sematan dari Google Drive Anda, Google Calendar, atau sumber daya yang lainnya.

Simpan otomatis

Sama seperti produk Google lainnya, Google Site Anda akan secara otomatis menyimpan perubahan apa pun yang Anda lakukan secara waktu nyata. Selain itu juga mencatat riwayat versi sehingga Anda dapat mengulas perubahan yang dilakukan oleh para penyumbang lainnya dan mengembalikan ke versi terdahulu pada titik mana pun. Tapi Anda perlu mengklik Publish atau Terbitkan sercara manual untuk memastikan perubahan Anda menjadi aktif, tapi Anda tidak akan pernah kehilangan pekerjaan Anda apabila terjadi kerusakan sistem.Lihat apakah Google Sites tepat untuk Anda

Dukungan

3.0

Tidak Ada Opsi Dukungan Langsung. Apakah Anda Bahkan Membutuhkannya?

Google Sites memiliki cara yang sangat sedikit dalam hal dukungan. Tidak ada opsi dukungan langsung – bahkan tidak ada obrolan otomatis sekalipun – jadi collaborators Anda harus mengandalkan pada serangkaian dokumen dukungan dan forum bantuan komunitas apabila Anda mengalami masalah. Pusat bantuan tidak tersedia dalam bahasa Indonesia, namun Anda mungkin akan disajikan pada penerjemahan otomatis dari laman tersebut dan/atau dokumen dukungan lainnya.

Pengaturan dukungan ini mungkin tampak ganjil untuk sebuah perusahaan sebesar Google, tapi anggaplah Google Sites mirip dengan Google Docs atau Sheets. Anda tidak akan mendapatkan dukungan langsung untuk sebuah aplikasi pemrosesan kata atau spreadsheet, dan ini pada dasarnya adalah ekstensi dari setelan perkakas tersebut. Ada opsi dukungan 24/7 yang tersedia bagi mereka yang berlangganan G Suite, sebuah setelan perkakas bisnis yang menyediakan beberapa tambahan selain perkakas standar gratis dari Google Apps.

Google Sites troubleshooting support documentation
Google Support berusaha membantu Anda mengatasi permasalahan Anda sendiri, tapi tidaklah selalu berhasil

Namun demikian, satu hal yang saya benar-benar hargai dari dokumen dukungannya Google adalah bahwa mereka mendaftar semua pesan kesalahan spesifik yang mungkin Anda terima dan memberikan panduan untuk mengatasinya bersama tiap pesan tersebut. Dengan kata lain, mereka tidak hanya menyediakan penyelesaian masalah generik untuk mengatasi permasalahan-permasalahan paling umum – mereka memberi Anda panduan langkah demi langkah untuk mengatasi permasalahan yang Anda alami secara langsung, seperti contoh di bawah ini.

Harga

5.0

Google Sites Adalah Gratis. Apa Imbal Baliknya?

Google Sites benar-benar gratis dan hadir bersama dengan akun Google Anda. Setiap fitur dan fungsi yang tersedia gratis pada akun pribadi (kecuali untuk dukungan pelanggan 24/7). Google Site Anda juga akan menyertakan penyimpanan tak terbatas dan kemampuan untuk menambahkan lima URL kustom ke situs Anda. Anda tidak akan melihat iklan Google apa pun atau branding-nya di situs yang sudah diterbitkan.

Apabila ada imbal baliknya, itu adalah Anda mendapatkan apa yang Anda bayar. Google Sites lebih merupakan sebuah perkakas kolaborasi dan presentasi daripada sebuah pembangun situs web yang berfungsi sepenuhnya. Faktanya, dalam beberapa hal, ini lebih terbatas daripada versi gratis dari sejumlah pembangun situs web terkemuka. Contoh, tidak ada perkakas untuk blogging atau fitur-fitur niaga-e. Dan meskipun Anda dapat mengatur sebuah situs yang tampak seperti sebuah blog atau toko daring, Anda tetap akan kekurangan fitur manajemen yang Anda dapatkan pada versi gratisnya Wix.

Bandingkan

Bandingkan Google Sites dengan Para Kompetitornya?

WixBandingkan 4.9 Bandingkan
SITE123Bandingkan 4.7 Bandingkan
TalkspotBandingkan 4.0 Bandingkan
Google SitesBandingkan 3.0 Bandingkan

Ulasan pengguna

Berdasarkan pada 35 ulasan dalam bahasa 12
3.1
Jadilah yang pertama memberikan ulasan tentang Google Sites dalam bahasa Indonesia!
Tulis Ulasan
Anda dapat membaca ulasan para pengguna dalam bahasa lain
Balas ke ulasan
Balas
Kunjungi Google Sites
reply
id
Kesalahan
onClick="trackClickout('event', 'clickout', 'Vendor Page - Visit User Reviews', 'googlesites', this, true);"
View 1 reply
Lihat %d balasan
avatar
5.0
anonymus
Kanada
03 Oktober 2020
It's very good IF you have the appropriate context

My business use Google Sites and I'm happy. To evaluate a product, you need criteria. - Fast to build (imply less functionality) - Secure for informative website (no vulnerable stuff to manage) - Very easy to put in place (no server or infrastructure) - Cost effective I was ready to accept many constraints, like. - Simple design - No application (informative website) Google sites respond to all my criteria. Can I find a better solution? Yes, absolutely. But, it will require more efforts...

avatar
1.0
JTL
Great Britain
16 Agustus 2020
Horrible

I'm very disappointed, My old site was simple and looked good. Now you can't select the typeface you have to go with a Theme with less choice. The conversion has done all sorts of nasty things to my site. It's an archive for an old art project space I ran and I don't want to have to redesign the whole site a fresh. It reflected the time it was designed. The atmosphere of my old site has been destroyed.

avatar
4.0
John
Great Britain
14 Agustus 2020
The good points of new Google sites

FAST secure servers, unlimited use, and space, FREE webhosting platform complete with the FREE SSL cert. Ideal for web presence, advertising, Portfolios, Small Business, Tradesman, Hobbyist, easy setup & low maintenance, simple layouts.

avatar
1.0
Julie
Kanada
07 Agustus 2020
New google sites r bad news

Had a very simple site on old Google sites. Then I got a "letter of happiness" from Google, that I need convert, move or delete my site in September 2021. So I tried. I could even fathom how bad it would be. It looks like the whole idea of the move to get rid of most of the sites and then declare it a failure and remove it altogether down the road. Simplest thing could not be accomplished at all, like changing page background color. Yes, you cannot change the page background color. One have to do it manually for all elements of the page! The technology giant promotes dull tasks being repeated over and over again. Changed your mind? Well, you should plan ahead well.:) And the whole thing is unbelievably slow!

anonymus
07 Agustus 2020

I have the same shocking experience with the conversion from the classic website to the new one. It seems that Google wants to get rid of the free option, and therefore sabotages the new setup.

avatar
4.0
#Awesome
Kanada
03 Juli 2020
👍 Great

Google sites is really useful when trying to make a small website. If you are trying to make a bigger website, you may want to use another website builder. If you want to use google sites, use the old version for a lot of detail and use the new version for a simple and stylish website.

avatar
5.0
Bohdan Lis
Ukraina
sites.google.com/view/parkovoj/%d0%bd%d0%b0%d1%88%d0%b5-%d0%be%d1%81%d0%bc%d0%b4
17 Juni 2020
google site the best site builder. I recommend to everyone

Google site the best site builder. I recommend to everyone. Google's cloud technology with free hosting and even a domain name will give you great and powerful opportunities. I have been using their platform for more than a year. I was able to realize all my tasks.

Baca ulasan lainnya

Kesimpulan tentang Google Sites

Pada akhirnya, saya sangat kecewa dengan Google Sites sebagai sebuah pembangun situs web. Ada banyak sekali potensi untuk menjadi perkakas yang hebat namun sederhana, tapi lebih memilih untuk menyediakan beberapa trik praktis daripada menjadi sebuah pusat pembangun situs web yang hebat.

Google masih menawarkan pengalaman pengguna yang hebat, dan sebanding dengan reputasinya dalam menghubungkan semua pekerjaan Anda pada beragam perkakas dan aplikasi Google. Namun, Google Sites tidak ditujukan menjadi selain sebuah perkakas kolaborasi dan presentasi, dan yang disayangkan, mencoba untuk membuatnya menjadi sebuah pembangun situs web seutuhnya tidak akan berhasil.

Namun ini tidak berarti Google Sites benar-benar tak bermanfaat – apabila Anda membutuhkan sebuah pembangun gratis untuk membuat sebuah situs sederhana dengan cepat bagi sebuah acara, portofolio profesional, atau semacam proyek skala kecil, ini dapat menjadi pilihan yang tepat. Tapi apabila Anda mencari sesuatu yang lebih dari itu, I’d recommend Wix. Saya juga telah menguji dan mengulas banyak sekali pembangun situs web, dan Anda dapat membaca rekomendasi saya dalam daftar kami tentang pembangun situs web terbaik untuk 2020.

Sophia Conti
Sophia Conti
Sophia is a freelance writer, editor, and content strategist. She specializes in digital marketing and B2B content for small businesses and entrepreneurs. When not writing or editing, she can be found searching used bookstores and watching the penguins at the San Diego Zoo.

Alternatif selain Google Sites

Wix
4.9
Terbaik untuk kebebasan berkreasi penuh
Baca Ulasan
SquareSpace
4.8
Terbaik untuk combo blog + toko
Baca Ulasan
WordPress.com
4.6
Terbaik untuk usaha kecil yang ingin berkembang
Baca Ulasan
Weebly
4.6
Terbaik untuk restoran dan toko ritel tradisional
Baca Ulasan
73937