Daftar yang disajikan pada situs ini adalah dari berbagai perusahaan yang memberikan kompensasi kepada situs ini. Baca Pengungkapan Pengiklanan untuk informasi selengkapnya

ULASAN DAN OPINI PAKAR MTarget

Alia Maharani Alia Maharani Ahli Pemasaran Email

Di Indonesia, platform lokal yang menyediakan jasa otomatisasi email marketing jumlahnya belum banyak, satu di antaranya adalah MTARGET. Layanan email marketing satu ini dilengkapi dengan fitur email builder dan laporan analisa pemasaran yang komplit, di mana hal ini menjadi daya tarik bagi pengguna pemula hingga marketer profesional. Sayangnya, harga paket berlangganannya relatif tinggi. Intip ulasan yang saya buat tentang MTARGET supaya kamu tidak membayar lebih mahal dari yang bisa kamu dapat.

Ikhtisar

Layanan otomatisasi pemasaran jitu yang (belum tentu) nomor satu

Saya pertama kali tahu tentang MTARGET itu dari laman pencarian Google, kalau kita masukkan kata kunci email marketing, MTARGET ini ada di antara hasil pencarian teratas. Di dalam situsnya, mereka menyatakan bahwa mereka adalah layanan otomatisasi pemasaran #1 di Indonesia. Mengusung nama awal MailTarget, fokus mereka saat itu adalah fitur email marketing. Kini basis penggunanya makin banyak dan fiturnya semakin beragam, mulai dari email automation, email transactional, social media management, hingga multi channel automation.

Perbedaan yang paling terlihat antara MTARGET dengan penyedia layanan email marketing lain adalah MTARGET mengedepankan model layanan multi channel marketing. Artinya, mereka bukan hanya menawarkan layanan pemasaran di satu kanal saja, tapi juga beberapa kanal sekaligus, antara lain email, aplikasi hingga website.

Sementara MTARGET mencoba menawarkan banyak fitur untuk mengoptimasi berbagai aktivitas marketing, layanan email marketingnya justru masih banyak keterbatasan. MTARGET bisa jadi pilihan tepat buat kamu yang sedang mencari layanan yang menyediakan one stop solution untuk menjalankan multi channel marketing. Tapi kalau kamu hanya membutuhkan layanan email marketing saja, kamu perlu menimbang-nimbang dengan bijak sebelum memutuskan untuk membeli salah satu paket langganan berbayar mereka.

Baca ulasan saya hingga akhir untuk mengetahui apakah layanan MTARGET benar-benar layak mendapat predikat nomor satu.

4.4

Fitur

Fitur lengkap minim keleluasaan

Di sini saya akan memfokuskan pembahasan pada fitur yang tersedia di layanan email marketing MTARGET. Semua subscription plan di MTARGET menawarkan limited email credit, dan unlimited contacts. Nah, walaupun fiturnya cukup lengkap, tapi jumlahnya dibatasi. Pengguna bisa jadi kurang leluasa dalam bereksplorasi.

Email Campaigns and Personalization

Hal pertama yang saya perhatikan dari menu Dashboard di MTARGET adalah, tampilannya enak dipandang dan user friendly. Untuk first time user, menunya cukup mudah untuk dipelajari sendiri. Di sebelah kiri menu Dashboard, ada configuration bar di mana kamu bisa atur judul email, data pengirim dan penerima beserta jadwal pengiriman email jika perlu.

Menu dashboard MTARGET
Menu dashboard MTARGET tampilannya sederhana dan user-friendly

Untuk mendukung konten emailmu, kamu bisa mengakses stok foto keren beresolusi HD dari Unsplash yang bisa diunduh atau langsung dipakai untuk melengkapi desainmu, walaupun waktu saya coba, hasil pencarian gambarnya beberapa kali tidak sesuai dengan kata kunci.

Hasil pencarian foto MTARGET tidak relevan
Hasil pencarian foto di MTARGET tidak sesuai kata kunci

Tersedia juga 100+ free email template dan 10+ layout yang terdapat pada email editor. Layout desainnya semuanya mobile-responsive, jadi bisa menyesuaikan dengan tampilan layar ponsel.

Template email MTARGET
Pilihan template di MTARGET yang semuanya mobile-responsive

Selain template, yang tidak kalah penting dalam menyusun email marketing adalah email personalization. Dengan email personalization, kamu melakukan pendekatan yang sifatnya lebih personal, karena konten email yang dikirimkan disesuaikan dengan data dari para penerima email tersebut.

Contoh personalization yang paling gampang itu adalah mencantumkan nama si penerima. Kalau di MTARGET, untuk membuat email personalization itu gampang banget, tinggal klik dan kamu bisa pilih informasi pribadi apa yang mau dimasukkan.

Fitur personalization MTARGET
Dengan MTARGET, personalization jadi mudah karena tinggal klik

Nah, setelah bolak-balik pilih template dan juga beberapa kali ganti layout, email saya sudah siap untuk dikirimkan ke daftar kontak. Selama masa free trial, kamu bisa mengirimkan test email gratis hingga 1000 kali. Test email ini akan dikirim dari alamat [email protected]

Kalau kamu sudah sering menggunakan email marketing service produksi luar negeri, kamu mungkin familiar dengan yang namanya fitur RTL (right-to-left) language. Fitur RTL memungkinkan penulisan bahasa dari kanan-ke-kiri, seperti pada bahasa Arab atau Hebrew, sayangnya MTARGET tidak punya fitur RTL ini. Tapi harusnya hal ini tidak menjadi masalah, ya, karena mayoritas pengguna MTARGET adalah pengguna lokal yang menggunakan struktur email standar LTR (left-to-right) atau penulisan bahasa kiri-ke-kanan.

MTARGET juga menyediakan tools untuk melakukan A/B Testing. Dengan A/B Testing, kamu bisa memilih mana dari dua versi email yang memberikan performa terbaik dengan melihat konten mana yang menghasilkan conversion rate lebih tinggi. Untuk membandingkan mana versi yang lebih efektif, kamu bisa membedakannya dari konten, judul, dan waktu pengiriman.

Fitur A/B test MTARGET
A/B test di MTARGET dibedakan berdasarkan judul, konten, dan waktu pengiriman

Mailing List and Segmentation

Di paket berlangganan yang saya pilih, Professional 1, saya mendapat jatah kuota 15.000 email, tapi jumlah kontak yang bisa ditambahkan ke dalam mailing list atau daftar penerima jumlahnya tidak terbatas. Jadi, kalau mau menambahkan sampai ratusan ribu kontak pun, sebenarnya ya, bisa, tapi toh email yang dikirim tetap tidak bisa melebihi kuota yang ada.

Proses penambahan kontak ke dalam mailing list terbilang mudah. Saya coba untuk menambahkan kontak secara manual dulu. Pilihan field nya cukup lengkap, bahkan ada pilihan boolean Yes/No dan tanggal lahir. Untuk tanggal lahir formatnya harus YYYY-MM-DD, kalau tidak sesuai datanya tidak akan kebaca.

Oya, MTARGET juga punya anti spam policy, di mana sebelum menambahkan kontak, kamu akan diminta untuk konfirmasi bahwa kamu sudah memiliki izin untuk menambahkan data kontak tersebut, supaya tidak dikira mau kirim spam, ya.

Import kontak ke mailing list MTARGET
Untuk import kontak ke mailing list MTARGET harus dengan format CSV

Untuk penambahan kontak dengan cara import file harus upload data dalam format CSV. Iseng saya coba upload pakai format XLS, dan hasilnya datanya memang tidak bisa diupload. Padahal di halaman yang sama dituliskan bahwa menurut peraturan import jumlah kontak maksimal yang bisa ditambahkan dalam sekali proses import untuk file CSV adalah 20,000 kontak dan untuk XLS adalah 10,000 kontak. Baique.

Nah, kalau kamu punya basis pengguna atau konsumen yang jumlahnya banyak, kamu perlu membuat segmentasi agar email yang kamu kirim bisa lebih tepat sasaran. Segmentasi memungkinkan kamu untuk membagi mailing list yang sudah ada kedalam kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan filter tertentu. Dengan segmentasi kamu bisa memaksimalkan email yang kamu kirimkan karena kontennya lebih relevan.

Pilihan filter segmentasi MTARGET
Segmentasi di MTARGET memiliki filter yang lengkap

Sebenarnya saya cukup suka proses pembuatan segmen yang ada di MTARGET, langkah-langkahnya cukup straightforward alias tidak rumit. Tapi saya kesulitan untuk menyimpan segmentasi yang sudah saya buat. Setelah klik tombol save and apply daftar kontaknya langsung terfilter otomatis, tapi nama segmentasi yang sudah saya buat tetap tidak tersimpan di daftar segmen.

Segmentasi MTARGET gagal tersimpan
Segmentasi yang sudah saya buat tidak bisa tersimpan ke dalam daftar segmen MTARGET

Landing Pages

Sebagai “halaman pendaratan”, landing page yang baik adalah yang bisa membantu kamu merekam informasi yang didapat dari prospek, mempromosikan produk dan meningkatkan transaksi. Buat saya pribadi, dalam membuat landing page itu yang penting adalah buat header yang catchy dan harus berisi visual yang informatif dan mengundang.

Oya, ada maksimal landing page yang ditawarkan di MTARGET. Tergantung dari paket berlangganan yang kamu pilih, paling sedikit kamu bisa dapat kuota 10 halaman. Pilihan template landing page yang tersedia juga tidak terlalu banyak, saya hitung hanya ada sekitar 40an template. Tapi untungnya semua bisa di customize dan semua layoutnya juga mobile-responsive. Tinggal klik komponen yang mau ditambahkan atau diganti di menu editor, dan kurang dari 10 menit landing page mu sudah siap untuk di publish.

Menu landing page MTARGET
Pengaturan landing page yang mudah dan sederhana di MTARGET

Landing page yang sudah dibuat akan tersedia di subdomain MTARGET (“kyb.mailtrgt.com”). Kalau kamu tidak mau menggunakan subdomain tersebut, kamu bisa menghubungkan landing page yang kamu buat dengan domain pribadimu, yang penting kamu harus setup SPF dan DKIM dulu. Jangan khawatir, tutorial lengkapnya sudah disediakan oleh MTARGET.

Automation

Email automation memungkinkan pengguna untuk mengirimkan email secara otomatis sesuai dengan workflow yang ditentukan.

Contoh sederhana email automation adalah, ketika kamu pertama kali signup di MTARGET, kamu akan mendapatkan welcome email. Di sini, form registrasi menjadi trigger untuk memulai email automation. Setelah data masuk, email automation akan secara otomatis merespon dan mengirimkan email tersebut.

Pengaturan email automation MTARGET
Tampilan menu automation MTARGET yang visual memudahkan saya untuk mengatur skenario

MTARGET menyediakan 3 opsi yang bisa kamu pilih untuk menjadi trigger, antara lain: email, form, dan period. Dengan tampilan menunya yang visual, merancang workflow nya jadi lebih mudah. Seluruh proses automation ini bisa dilakukan dalam beberapa menit. Plus, kamu juga bisa mengatur atau menjadwalkan waktu pengiriman emailnya.

Contoh workflow email automation MTARGET
Workflow automation sederhana yang bisa kamu buat di MTARGET

Saya bisa membuat workflow automation sederhana yang terdiri dari 2-3 sekuens seperti yang terlihat pada gambar di atas. Skenarionya tinggal saya pilih berdasarkan template yang sudah tersedia. Kekurangannya, saya tidak bisa membuat skenario yang agak kompleks seperti mengatur wait period antar email. Kalau mau custom katanya sih juga bisa, tapi untuk mendapatkan privilege tersebut harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk upgrade plan.

4.6

Kiriman

Cukup baik, tapi masih rentan terdampak spam

Email deliverability merupakan sebuah ukuran yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan email terkirim. Sehingga hal ini menjadi bagian yang penting dalam menentukan apakah program email marketing mu berjalan efektif atau tidak. Kamu tentunya tidak mau kalau email yang kamu kirim masuk ke folder spam dan akhirnya tidak terbaca, kan? Nah, makin tinggi tingkat deliverability nya, makin besar juga kemungkinan email tersebut diterima di inbox.

Ada beberapa cara untuk meningkatkan deliverability, salah satu caranya adalah dengan otentikasi domain. Otentikasi pada domain email pengirim akan membuktikan bahwa email tersebut dikirim dari domain yang sudah terverifikasi. Agar email yang kamu kirim memiliki identitas yang jelas, kamu perlu mengatur Sender Policy Framework (SPF) dan DomainKeys Identified Mail (DKIM).

Pengaturan SPF dan DKIM MTARGET
Untuk otentikasi domain pribadimu dengan MTARGET perlu mengatur SPF dan DKIM

Untuk pengaturan SPF dan DKIM sendiri, MTARGET sudah menyediakan tutorial lengkap secara tertulis maupun video, berisi panduan langkah lengkap untuk membantu otentikasi akun MTARGET mu dengan domain pribadimu. Jadi, ketika mengirim email, server penerima dapat mengetahui identitasmu secara jelas, dan emailmu tidak akan disangka spam.

Cara lain yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan deliverability adalah dengan melihat apakah layanan email marketing yang kamu gunakan memiliki reputasi yang baik. Reputasi domain menentukan di mana email yang masuk akan ditempatkan, apakah di inbox, promosi, sosial atau bahkan spam. Penting untuk memastikan bahwa konten email yang kita kirim menarik dan relevan dengan kebutuhan para penerima email. Karena spamming adalah salah satu hal yang dapat memperburuk reputasi.

Saya sebelumnya sudah sempat menyebutkan bahwa MTARGET memiliki kebijakan anti spam untuk memastikan bahwa semua email yang dikirim bukanlah email komersial yang tidak diinginkan oleh penerima. Nah, sebelum import daftar kontak, pastikan alamat emailnya tidak mengandung nama-nama yang non spesifik, seperti misalnya [email protected], [email protected], [email protected] dan alamat email sejenisnya.

Hasil tes spam MTARGET
MTARGET tidak memfilter email ala-ala spam yang saya buat

Penasaran dengan kebijakan anti spam ini, saya mencoba menambahkan daftar kontak berisi alamat email asal-asalan agar tampak seperti spam. Hasilnya? Cukup mengejutkan, ternyata daftar kontak yang saya import tadi berhasil ditambahkan ke mailing list. Tidak ada notifikasi yang memberitahukan bahwa data tersebut ditunda karena sedang menunggu pemeriksaan lebih lanjut, dan tidak ada kontak yang dihapus dari daftar.

Hal ini perlu mendapat perhatian, karena tampaknya kebijakan anti spam MTARGET kurang terimplementasi dengan baik, dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab dan dapat mempengaruhi reputasi. Ingat, jika suatu layanan membiarkan pengguna lain mengirim email spam, pengguna yang lain juga akan ikut terpengaruh dampak negatifnya.

Dampak negatif yang “menular” ini juga bisa terjadi jika kamu berbagi alamat IP dengan pelaku affiliate marketing atau pemasaran afiliasi. MTARGET tidak memberlakukan larangan untuk affiliate marketing. Penggunaan dedicated IP bisa jadi solusi untuk meningkatkan tingkat deliverability. Jika kamu ingin membeli IP sendiri, MTARGET bisa menyediakannya untukmu dengan membayar biaya tambahan di luar paket berlangganan yang sudah ada.

4.8

Pelaporan & Analitis

Analisa terperinci di dalam satu laporan

Laporan analisa ini, kalau menurut saya punya peran yang sangat krusial dalam menentukan keberhasilan sebuah program email marketing. Bagaimana tidak, dengan analisa kamu bisa mengenal lebih dekat siapa konsumen mu, menyusun skenario yang lebih baik untuk membuat automation, dan mengetahui hal-hal apa saja yang diperlukan untuk meningkatkan konversi dan keberhasilan dari program pemasaran yang kamu buat. Semakin luas cakupan datanya, maka semakin terperinci analisa yang bisa kita buat.

Di MTARGET, laporan semacam ini bisa kamu lihat pada menu In-depth analytics, dan kamu bisa langsung mengaksesnya begitu email sudah selesai terkirim. Laporannya juga bisa kamu download dalam format CSV.

Laporan analisa lengkap MTARGET
MTARGET memberikan analisa pengiriman email yang lengkap di dalam satu laporan

Saya sangat menyukai format laporannya, mudah dipahami dan dilengkapi dengan grafik yang bisa diklik untuk menampilkan data yang lebih detail. Selain dapat mengetahui sent rate, opened rate, click through rate, unsubscribe dan bounce rate, kamu juga bisa mengetahui informasi lain seperti kapan waktu email dibuka, lokasi, sistem operasi dan jenis perangkatnya. Semua informasi tersebut tersedia di dalam satu laporan, all-in-one dan mendalam.

Grafik laporan analisa MTARGET
Saya cukup klik grafik pada laporan MTARGET ini untuk menampilkan data yang lebih detail

Sebenarnya, selain laporan In-depth analytics, MTARGET juga memiliki laporan Campaign analytics. Bedanya, kalau In-depth analytics memperlihatkan laporan berdasarkan email yang dikirim, Campaign analytics memberikan laporan hasil pengiriman yang direkap selama jangka waktu tertentu. Kamu bisa melihat laporan pengiriman email secara keseluruhan dalam kurun waktu 7 hari, 30 hari, 90 hari, hingga 1 tahun. Tapi sayangnya, kamu harus upgrade plan terlebih dahulu untuk mengakses laporan Campaign analytics ini.

5.0

Dukungan

Bukan Layanan Pelanggan biasa

Satu kata buat tim customer support nya MTARGET: super! Semua petugasnya cepat tanggap, dan profesional. Bahkan saya langsung dihubungi via telp H+1 setelah saya sign up untuk menawarkan live demo. Dan begitu saya membeli paket langganan berbayarnya, tidak sampai beberapa jam saya langsung dihubungi oleh salah satu petugas customer support nya via Whatsapp, menanyakan barangkali saya punya pertanyaan atau kendala setelah mendaftar.

Dan tim customer support MTARGET paham betul product knowledge dan selalu menjawab dengan tata bahasa yang baik dan sopan. Jadi, dijamin kamu akan mendapatkan customer experience yang luar biasa.

ive chat MTARGET saat weekend
Tim support MTARGET yang siap sedia bahkan saat weekend.

Gambar di atas diambil dari pengalaman saya waktu awal-awal sign up layanan MTARGET. Saya coba menghubungi customer supportnya via live chat pada hari Minggu untuk menanyakan perihal kuota test email selama free trial. Tidak perlu menunggu lama, pertanyaan saya langsung dijawab secara singkat, padat dan jelas.

Live chat MTARGET
Dengan penjelasan yang lengkap dan jelas dari tim support MTARGET, saya bisa mengakses menu laporan dengan mudah

Di lain kesempatan, saya juga sempat menanyakan tentang di mana saya bisa akses laporan analisa dari email yang sudah saya kirim. Petugasnya langsung memberikan penjelasan lengkap tentang bagaimana dan di menu apa saya bisa mengakses laporan tersebut.

Rata-rata waktu menjawab di live chat adalah 2-3 menit. Selain via live chat, tim customer support MTARGET juga bisa dihubungi via email, telepon, hingga Telegram.

Salinan live chat MTARGET
Gak perlu khawatir chat history mu akan terhapus, karena MTARGET menyimpan dan mengirimkan salinan live chat via email

Oya, seluruh percakapan via live chat antara kamu dan petugas akan tersimpan dan salinannya akan dikirim via email.

4.0

Harga

Pas di hati, kurang pas di kantong

MTARGET tidak menawarkan paket prabayar atau Pay As You Go. Tapi, kalau mau coba-coba dulu, kamu bisa sign up dan langsung dapat free trial 7 hari, atau 30 hari dengan memasukkan informasi kartu kredit. Dan selama free trial ini kamu bisa mengakses semua fitur dasar yang diperlukan untuk memulai email marketing.

Di sisi lain, jika kamu pengguna yang membutuhkan fitur yang lebih kompleks, kamu perlu membeli paket langganan berbayar. Dan paket berlangganan di MTARGET yang paling murah pun, hitungannya masih lebih mahal jika dibandingkan dengan layanan email marketing lokal yang lain dengan fitur yang sama.

Setiap paket berlangganan menawarkan fitur yang berbeda. Untuk paket Professional misalnya, menawarkan fitur-fitur khusus untuk email marketing saja, itupun jumlah email, landing page, hingga form nya dibatasi kuota. Paket Professional ini terbagi menjadi tiga, dengan harga termurah dimulai dari paket Professional 1. Ketiganya dibedakan berdasarkan kuota emailnya; makin banyak kuotanya, makin mahal harganya.

Kamu sebenarnya juga bisa membeli ekstra email kredit tanpa harus upgrade plan, tapi setiap kelipatan 5000 email kredit, kamu harus membayar biaya yang lumayan wow. Biaya yang harus kamu bayar untuk membeli paket Professional 1 + ekstra email kredit, totalnya tidak beda jauh dengan kalau kamu membeli paket Professional 2 yang menawarkan kuota email dua kali lipat lebih banyak. Atau kalau kamu adalah brand besar yang perlu custom fitur dan kuota email yang gak nanggung-nanggung, kamu bisa cek paket Enterprise.

Pembelian paket bisa dilakukan secara bulanan atau dibayar setahun sekaligus. Kekecewaan saya sedikit terobati waktu mengetahui kalau mereka memberikan gratis biaya berlangganan 1 bulan untuk setiap pembelian paket berlangganan tahunan. Ada beberapa pilihan metode pembayaran yang bisa kamu pilih, yaitu menggunakan kartu kredit, virtual account, dan manual bank transfer. Untuk metode pembayaran via bank transfer, aktivasi akun masih manual, harus lapor dulu ke customer support untuk pengaktifannya.

Untuk melihat struktur harga MTARGET yang lebih detail, kamu bisa klik di sini.

Bandingkan

Bandingkan MTarget dengan Para Kompetitornya?

ActiveCampaignBandingkan4.8Bandingkan
GetResponseBandingkan4.7Bandingkan
MTargetBandingkan4.6Bandingkan
StreamSendBandingkan3.9Bandingkan

Ulasan MTarget: Kesimpulan

Oke, jadi secara garis besar sudah ada bayangan tentang apa saja yang bisa kamu dapat dari membeli paket berlangganan di MTARGET, ya? Intinya, kalau kamu mau menjalankan strategi multi-kanal marketing dan tidak keberatan merogoh kocek lebih dalam, MTARGET bisa jadi pilihan yang cocok untukmu. Tapi kalau kamu ingin layanan email marketing yang terjangkau, dilengkapi fitur-fitur canggih dan tidak pelit kuota email, kamu perlu coba ActiveCampaign, atau Kirim.EMAIL untuk versi lokal yang lebih murah.

EXECUTIVE SUMMARY

MTARGET tidak fokus kepada layanan email marketing saja. Dan untuk menikmati layanan mereka, pengguna harus membeli paket berlangganan, tapi sayangnya kuota emailnya dibatasi. Paket Business, yang menawarkan kuota email terbanyak yaitu sebanyak 200,000 email pun biaya per bulannya lumayan mahal. Dengan pertimbangan ini, MTARGET lebih cocok digunakan oleh pengguna yang memang ingin melakukan pemasaran lewat beberapa kanal sekaligus, alias multi channel marketing. Karena, jika hanya ingin menggunakan layanan pengiriman email saja, masih banyak layanan email marketing lain yang harganya jauh lebih terjangkau dengan fitur yang sama lengkapnya dengan MTARGET.

FAQ

Apakah MTARGET mudah digunakan?

Untuk first time user, fitur-fitur yang ada di MTARGET cukup mudah untuk dipelajari sendiri. Tampilan menu Dashboard nya pun enak dipandang dan user friendly.

Apakah fitur-fitur yang ditawarkan MTARGET lengkap?

Fiturnya cukup lengkap, tapi jumlahnya dibatasi. Kuota kontak dibatasi tergantung dari paket berlangganan yang kamu pilih, dan landing page paling sedikit kamu bisa dapat kuota 10 halaman.

Apakah MTARGET menawarkan free trial?

Ya, kamu bisa daftar dan langsung dapat free trial 7 hari, atau 30 hari dengan memasukkan informasi kartu kredit. Dan selama free trial ini kamu bisa mengakses semua fitur dasar yang diperlukan untuk memulai email marketing.

Apakah biaya berlangganan MTARGET mahal?

Sebagai perbandingan, paket berlangganan di MTARGET yang paling murah pun, hitungannya masih lebih mahal jika dibandingkan dengan layanan email marketing lokal yang lain dengan fitur yang sama. Alternatifnya kamu bisa coba ambil paket free trial nya dulu.
Alia Maharani Alia Maharani
Alia adalah seorang periset online dengan segudang mimpi. Dia mungkin belum pernah keliling dunia tapi dia punya klien di seberang lautan dan bekerja secara virtual. Fun fact: Durian adalah makanan kesukaannya.
Ulasan pengguna
Jadilah yang pertama memberikan ulasan tentang MTarget dalam bahasa Indonesia!
Tulis Ulasan
Balas ke ulasan
Balas
Kunjungi MTarget
reply
id
Kesalahan
onclick="trackClickout('event', 'clickout', 'Visit User Reviews', 'mtarget', this, true );"
View 1 reply
Lihat %d balasan
Berbagi dengan keluargaBerbagi dengan Multi PenggunaDukungan AhliCadanganSinkronisasi cerdasSolusi PribadiSolusi BisnisOpsi timFolder offlineRiwayat dan pemulihan file
Alternatif selain MTarget
ActiveCampaign
4.8
Paket penuh fitur untuk mengembangkan bisnis
Baca Ulasan
GetResponse
4.7
Solusi luar biasa untuk usaha kecil
Baca Ulasan
Benchmark
4.6
Tools sederhana dan canggih untuk pemula
Baca Ulasan
Sendinblue
4.5
Paket terjangkau untuk usaha yang sedang berkembang
Baca Ulasan
2855764
Keterkiriman Terbaikimage

Ubah Prospek Anda Menjadi Penjualan

Pilih dari ratusan templat email dan buat kampanye yang efektif.